
Setiap pagi, Pak Latip datang ke pasar bukan untuk berbelanja, tetapi menunggu panggilan kerja.
Ia adalah buruh angkut buah-buahan. Mengangkat peti, memanggul karung, dan melakukan apa saja yang bisa menghasilkan upah.

Jika sedang beruntung, ia bisa membawa pulang sekitar Rp50.000. Namun jika tidak ada yang memanggil, ia pulang tanpa penghasilan.
Bahkan pernah selama satu minggu, Pak Latip tidak mendapatkan pekerjaan.
Meski begitu, ia tetap kembali ke pasar.
Sebab ada seorang anak yang membuatnya tidak boleh berhenti.

Putrinya, Siti Khumaira, baru berusia 3 tahun dan sedang berjuang melawan Panuveitis dan Retinoblastoma, kanker ganas pada retina mata.
Dokter menyatakan Khumaira harus segera menjalani kemoterapi dan operasi pengangkatan bola mata agar penyakitnya dapat ditangani dan risiko penyebaran kanker dapat ditekan.
Bagi Pak Latip, setiap pekerjaan yang ia dapatkan bukan sekadar upah.
Ia sedang berjuang membeli waktu untuk putrinya.

Namun penghasilannya yang tidak menentu membuat perjuangan itu semakin berat. Biaya pengobatan, transportasi, dan kebutuhan Khumaira terus berjalan, sementara kemampuan Pak Latip sangat terbatas.
“Saya tiap hari angkat buah sampai badan sakit semua… tapi itu tidak seberapa dibanding lihat anak saya sakit seperti ini…”
Pak Latip sudah memberikan apa yang ia punya: tenaga dan kerja kerasnya.
Kini, ia membutuhkan kita untuk melanjutkan perjuangan itu.
Sodaraku,
Hari ini kita memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari harapan keluarga kecil ini.
Bantuan yang Anda berikan akan membantu meringankan biaya obat-obatan, pemeriksaan lanjutan, kontrol rumah sakit, kebutuhan pasca tindakan medis, serta kebutuhan hidup sehari-hari selama proses pengobatan berlangsung.
LAZ Hidayah Berbagi Indonesia
Alamat : Jl. Nasional III No.333-409, Margaluyu, Cikoneng, Ciamis Regency, West Java 46261
Legalitas Lembaga :
Izin operasional LAZ Kabupaten/kota Nomor : 438 Tahun 2025 - Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.
Call Center: 0821 8900 3030
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik