

Kematian akibat kelaparan meningkat setiap hari di Gaza karena blokade selama 23 bulan dan serangan tanpa henti mendorong kelaparan buatan manusia ke rumah-rumah dan tenda-tenda.
Hingga 19 September, jumlah orang yang meninggal karena kelaparan, menurut Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, mencapai setidaknya 440 orang, termasuk 147 anak-anak.

Krisis pangan menjadi ancaman nyata bagi warga Palestina. Akses terhadap bahan pangan nyaris terputus, memaksa warga bertahan dengan apa yang ada—seringkali sangat terbatas dan tidak memadahi. Banyak yang terpaksa menahan lapar berhari-hari, tanpa kepastian kapan mereka bisa makan lagi.

Kekurangan gizi yang berkelanjutan tidak hanya membuat mereka lapar, tetapi melemahkan daya tahan tubuh, menghambat tumbuh kembang anak, dan meningkatkan risiko komplikasi kesehatan bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta lansia.

Bantuan pangan merupakan harapan dan pondasi utama agar mereka tetap bertahan.
Sebagai respons terhadap krisis kemanusiaan ini, LAZ Hidayah Berbagi Indonesia turut memberikan bantuan pangan kepada pengungsi Palestina di camp pengungsian Yordania pada 2 Februari 2026. Bantuan ini merupakan amanah dari masyarakat Indonesia untuk mendukung pemenuhan kebutuhan konsumsi harian para pengungsi.

Palestina masih membutuhkan kita. Mari bersama-sama terus berikan kontribusi terbaik untuk membantu meringankan beban yang dihadapi oleh saudara-saudara kita di Palestina.
LAZ Hidayah Berbagi Indonesia
Alamat : Jl. Nasional III No.333-409, Margaluyu, Cikoneng, Ciamis Regency, West Java 46261
Legalitas Lembaga :
Izin operasional LAZ Kabupaten/kota Nomor : 438 Tahun 2025 - Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.
Call Center: 0821 8900 3030